Mendengarkan Pendapat Lain

Pada 80-an, General Motors mengadakan perubahan di beberapa pabrik produksi mobil mereka. Salah satu pabrik yang akan mengalami perubahan besar adalah pabrik GM di Fermont, California. Para petinggi General Motors berencana menggantikan tenaga sebagian karyawan dengan mesin yang diharapkan akan lebih meningkatkan kecepatan produksi.

Selama ini, pabrik General Motors di Fermont memproduksi mobil-mobil bermerek Chevrolet.

Ada begitu banyak hal yang dianggap sebagai permasalahan oleh pihak eksekutif General Motors sehingga mereka memutuskan untuk memberhentikan sebagian besar karyawan.

Di antara masalah itu adalah tingkat cacat produksi yang mencapai rata-rata 40 persen dari seluruh produksi. Tingkat kehadiran karyawan juga rata-rata tidak lebih dari 80 persen.

Hal ini menimbulkan perseteruan antara karyawan dan petinggi GM yang semakin memanas. Suara karyawan tidak lagi didengar. Pabrik Fermont akhirnya ditutup serta 5000 karyawan dirumahkan. Namun, beberapa bulan kemudian Toyota yang mengetahui kejadian tersebut berinisiatif untuk menggerakkan pabrik GM di Fermont kembali. Mereka juga berniat mempekerjakan karyawan-karyawan baru. Serikat Pekerja otomotif California mengusulkan agar Toyota mengangkat pegawai-pegawai lama.

Akhirnya, berdirilah New United Motor Manufacturing Inc. atau disingkat NUMMI di pabrik lama GM di Fermont, California. Toyota mempekerjakan setengah dari jumlah pegawai lama yang sempat dipecat GM. Produksi mobil dari Fermont kembali meningkat. Cacat produksi di bawah 5 persen dan tingkat kehadiran meningkat hingga 98 persen padahal karyawan dilarang merokok dan mendengarkan radio di pabrik.

Petinggi GM curiga dengan kemajuan ini. Mereka mengirim beberapa mata-mata ke pabrik di Fermont. Ternyata, tidak ada mesin hebat seperti dugaan mereka sebelumnya. Semua mesin yang digunakan malah lebih tua dari yang ada di seluruh pabrik GM. Setelah mencari informasi dari karyawan, ternyata mereka menjadi lebih produktif karena manajemen perusahaan memberikan mereka kesempatan untuk berbicara dan memberi masukan dalam meningkatkan kinerja Perusahaan.

Mau mendengarkan masukan dari bawahan saja nyatanya bisa berdampak positif terhadap produktivitas.

“Mendengarkan dengan baik sama kuat pengaruhnya dengan berbicara baik, dan itu penting dalam setiap percakapan.”